Akibatnya kematian demi kematian melanda kelinci. Kita patut berduka karenanya. Maka dari itu, Kabar Kelinci Indonesia berpesan kepada calon pemelihara kelinci untuk memperhatikan beberapa hal sebagai berikut :
1. Jangan membeli kelinci sebelum belajar. Bacalah banyak materi-materi kelinci sebanyak mungkin mulai dari karakter hewan, umur, pola pemeliharaan, makan/minum, perawatan, perkawinan dan seterusnya. Materi-materi yang ada pada situs ini bisa menjadi referensi dasar untuk memasuki pengetahuan lanjut. Setelah itu kita bisa menambah wawasan lebih mendalam dari buku-buku kelinci dan kemudian dilanjut studi lapangan ke peternak yang bisa dipercaya. Jangan berpikir bahwa harga buku atau biaya print dari materi ini mahal. Pilih buku yang lengkap dan jangan memilih asal murah karena biasanya tidak banyak menjawab persoalan. Jika tidak berat hati, belilah banyak buku sebagai sumber perbandingan ilmu pengetahuan. Semahal-mahalnya belanja buku dan bacaan lain tak akan melebihi Rp 100.000. Harga itu akan lebih baik dikeluarkan daripada nanti membuat kita kebingungan saat merawat dan akhirnya menyia-nyiakan nyawa kelinci.
2. Jalin hubungan dekat dengan peternak lama, yang minimal sudah beternak lebih 2 tahun sebagai konsultan saat-saat terjadi masalah dengan kelinci Anda. Terus menerus bertanya, terlebih hal-hal mendasar dan sepele memang membuat kita malu dan menganggu. Karena itulah jangan sampai buku dan bacaan lain yang sudah dibeli tidak dibaca sungguh-sungguh. Dengan mengetahui teori-teori dasar dari buku dan bacaan lain kita bisa meminimalisir pertanyaan yang remeh-temeh. Ilmu yang terserap dari bacaan juga akan membuat kita lebih murah menggali ilmu secara langsung karena secara otomatis tidak akan memboroskan pulsa dan biaya perjalanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar